GELUMBANG, Muara Enim Ontvdigitalnews.com - Proyek Pembukaan Jalan Produksi Sektor Perkebunan di Desa Paya Bakal Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan diduga asal jadi.
Pasalnya, pembangunan yang berasal dari dana APBD Kabupaten Muara Enim Tahun Anggaran 2026 melalui Dinas Perkebunan ini, menelan anggaran relatis lumaian besar Rp. 134.778.000,00 (Seratus tiga puluh empat juta,tujuh ratus tujuh puluh delapan ribu rupiah) yang dikerjakan oleh PT.RIDHO MEGA PRATAMA Jl.Somosir RT.04.RW.07.Kel Gunung ibul.Kc Prabumulih Timur Prabumulih (kota)Sumatra Selatan tersebut, diduga kuat dikerjakan asal jadi mulai dari lebar jalan ber periasi, terpautau papan proyek di temukan di pasang di alat berat aneh bin ajaib
Bagai mana tidak, saat Tim Pewarta Gelumbang Raya (PGR) selaku kontrol sosial, meninjau lokasi proyek pembukaan Jalan produksi tersebut pada Selasa (14/7/2026), masih banyak akar kayu yang bisa membahayakan masyarakat saat melaluinya, selain itu diduga kuat Jalan yang katanya baru di buka itu, hanya dikupas atasnya saja, jadi terkesan asal jadi, padahal anggaran yang dikucurkan Pemerintah tidak main-main.
Dengan nilai proyek sebesar Rp. 134.778.000,00 dari Dana APBD Muara Enim bidang Perkebunan , yang harusnya dikerjakan dengan maksimal, agar kualitas bagus dan bisa bertahan lama agar bermanfaat bagi masyarakat.
Team PGR menyayangkan proyek pembukaan Jalan produksi yang asal jadi , padahal tujuan pembangunan jalan perkebunan ini, untuk mensejahterakan masyarakat dan untuk kelancaran transportasi agar petani mudah membawa hasil perkebunan mereka.
Team PGR berharap agar Bupati dan Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Muara Enim dan juga pihak yang berkompeten serta pengawas proyek tersebut, bisa segera turun tangan melihat langsung pekerjaan jangan sampai Jalan produksi yang seharusnya memudahkan masyarakat untuk mengangkut hasil pertanian malah di kerjakan asal jadi.
Alisaiin

